Sistem Ekonomi Indonesia dan Negara Lain

vibiznews.com
Assalamu'alaikum
Sistem ekonomi merupakan kemampuan atau cara suatu negara mengatur dan menjalankan kegiatan perekonomiannya. Sistem ekonomi ini menjadi pedoman bagi negara dan masyarakat untuk mengatasi setiap permasalahan ekonomi yang muncul. Ada beberapa sistem ekonomi yang digunakan oleh negara-negara di dunia.

1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional menitikberatkan pada kebiasaan (tradisi) dan adat istiadat masyaratakat dalam menjalankan perekonomian. Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut.
a. Kegiatan perekonomian bergantung pada sumber daya.
b. Belum ada pembagian kerja.
c. Kebutuhan hidup dipenuhi dengan barter.
d. Teknologi produksi masih sederhana.
e. Menganut sistem kekeluargaan.
f. Tidak ada persaingan dalam kegiatan ekonomi.
g. Masyarakat menjunjung tinggi kebersamaan.
h. Kegiatan ekonomi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan, tidak mencari laba.

2. Sistem Ekonomi Komando/Terpusat
Dalam sistem ekonomi ini seluruh kegiatan ekonomi direncanakan, diatur, dan diorganisasikan pemerintah pusat untuk dilaksanakan warga. Ciri-ciri negara dengan sistem ekonomi komando/terpusat sebagai berikut.
a. Sumber daya ekonomi dikuasai negara.
b. Kegiatan ekonomi, jenis, dan pembagian pekerjaan diatur pemerintah.
c. Hak milik pribadi tidak diakui pemerintah.
d. Pemerintah bertanggung jawab atas kegiatan ekonomi masyarakat.
e. Keadaan ekonomi relatif stabil, jarang terjadi krisis.
f. Distribusi barang dan pendapatan lebih adil dan merata.
g. Daya kreasi dan inisiatif individu dibatasi.
h. Pemerintah memiliki hak monopoli dalam menerapkan kebijakan perekonomian.

3. Sistem Ekonomi Liberal/Pasar
Sistem ekonomi pasar (liberal) menitik beratkan kebebasan masyarakat dan kegiatan ekonomi bergantung pada mekanisme pasar. Ciri negara dengan sistem ekonomi liberal sebagai berikut.
a. Pemerintah tidak mencampuri kegiatan ekonomi.
b. Kegiatan ekonomi berorientasi pada laba optimal.
c. Sumber produksi dikuasai oleh swasta.
d. Masyarakat bebas berinisiatif dan berkreasi dalam kegiatan ekonomi.
e. Persaingan usaha ketat.
f. Efektivitas dan efisiensi produk tinggi.
g. Kesenjangan ekonomi dan sosial tinggi.
h. Perekonomian cenderung tidak stabil.

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran menggabungkan tatanan sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Negara yang memiliki sistem ekonomi campuran memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Tatanan ekonomi merupakan perpaduan antara sistem ekonomi pasar dan terpusat.
b. Barang modal dan sumber daya vutal dikuasai pemerintah.
c. Campur tangan pemerintah dilakukan dengan kebijakan ekonomi sehingga tercipta persaingan sehat.
d. Ada peran berimbang antara pemerintah dan swasta dalam kegiatan perekonomian.

5. Sistem Ekonomi Indonesia
Indonesia menganut sistem demokrasi ekonomi atau sistem ekonomi Pancasila. Artinya kegiatan ekonomi dilakukan oleh, dari, dan untuk rakyat. Pemerintah berperan sebagai pelaku ekonomi sekaligus pengatur dan pengawas kegiatan ekonomi di Indonesia. Pelaksanaan demokrasi ekonomi dijiwai nilai-nilai Pancasila meliputi asas kekeluargaan, pandangan agamis tentang masyarakat, dan asas keadilan. Sistem ekonomi Indonsia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.
a. Sesuai dengan perkembangan dan ideologi bangsa.
b. Berlandaskan pancasila dan UUD 1945.
c. Mengutamakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
d. Kegiatan ekonomi merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
e. Sumber daya ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.
f. Penggunaan sumber daya ekonomi harus berorientasi pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Saat ini hampir tidak ada negara yang secara penuh menerapkan sistem ekonomi terpusat ataupun sistem ekonomi pasar. Sebagian besar negara cenderung menerapkan sistem ekonomi pasar seperti Amerika Serikat, Hongkong, dan negara- negara Eropa Barat. Negara yang pernah menerapkan sistem ekonomi terpisat adalah Tiongkok, Kuba, Polandia, dan Rusia yang berideologi sosialis komunis. Negara yang menerapkan sistem ekonomi campuran adalah Malaysia, Singapura, dan Prancis.

Perubahan politik dunia dapat memengaruhi perubahan sistem ekonomi suatu negara. Contohnya Uni Soviet pada masa pemerintahan Boris Yeltsin. Kehancuran komunisme memengaruhi sistem ekonomi Soviet, dari sistem ekonomi terpusat (komando) mulai beralih pada sistem ekonomi liberal.

Artikel Terkait

Sistem Ekonomi Indonesia dan Negara Lain
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 komentar

Monday, March 20, 2017 delete

Halo selamat Siang

Perkenalkan nama saya Lauren, manajer afiliasi untuk InstaForex Group.

Disini saya ingin menawarkan Anda untuk bergabung dalam program afiliasi yang memberikan Anda keuntungan komisi mulai dari 1.5 - 5.3 pip untuk Forex dan mencapai 20 - 26 pip untuk Gold.

Selain keuntungan tersebut kami juga dapat menawarkan fasilitas lainnya untuk memfasilitasi deposit dan penarikan dana untuk klien-klien Anda.

Saya menunggu kabar baik dari Anda segera.
Silakan menghubungi saya melalui detil yang terdapat di bawah.
Kami akan senang untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan Anda.


Terima kasih.

Hormat saya
Laurent

ID Skype: Lauren InstaFX
Facebook: Lorenifx IFX
Phone/WA: +628119105674
www.Instaforex.com

Reply
avatar
Tuesday, March 21, 2017 delete

Terima kasih atas informasinya. Semoga sukses selalu.
http://grosirsponmandi.klikspo.com/

Reply
avatar

Untuk mempermudah Anda, gunakan opsi Google, LiveJournal, Wordpress, TypePad, AIM, OpenID, Name/URL, dan Anonymous untuk berkomentar. Terimakasih